GONE (Dream Catcher #3)

image

GONE. Buku ketiga sekaligus buku terakhir dari seri Dream Catcher karya Lisa McMann. Ketiga bukunya sendiri telah diterbitkan oleh penerbit di Indonesia.

Janie menemukan jalan petunjuk tentang siapa dirinya. Meski dengan cara yang tidak dia duga. Dia harus mulai menerima hadiah kenyataan tentang keberadaan ayahnya dengan cara yang tidak menyenangkan.

Kondisi dirinya akibat kutukan yang dia pelihara punya juga semakin memburuk. Gejala demi gejala mulai berdatangan muncul dan dia pun dihadapkan pada dua pilihan yang harus dia jalani untuk mempertahankan bentengnya hidupnya. Dua Pilihan yang sama buruknya.


Buku ini lebih terasa “emosi”nya dibanding dua buku sebelumnya. Dan pantas mendapatkan apresiasi yang lebih dibanding pendahulunya buku sebelumnya.

Akhir cerita yang sudah bisa tertebak saat membaca judul installment ketiga ini. Hal itu berakibat dengan berkurangnya unsur “kejutan” yang ada di buku ini.

FADE (Dream Catcher #2)

image

Installment Buku kedua dari Dream Catcher besutan karya Lisa McMann yang masih bercerita tentang Janie dan kekasih gelapnya Cabel.

Apabila di buku satu cerita berfokus pada Cabel dan usahanya dalam menggagalkan perdagangan narkoba. Maka pada buku ini Janie-lah yang memegang kekuasaan peranan.

Kisah bermula saat sang kapten menugaskan Janie untuk mengungkap nasi tindak kejahatan pelecehan seksual pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum guru kepada muridnya. Penyamaranpun dilakukan untuk menjebak guru tersebut yang belum diketahui identitasnya.

Di lain pihak, kekuatannya mulai tidak terkontrol dan menghancurkan serta membuatnya khawatir disamping kisah cintanya yang berlanjut ke pelaminan tahap selanjutnya.


Masih menggunakan konsep yang sama meskipun kali ini lebih padat cerita. Bagian yang tiba-tiba muncul seperti ninja membuat kita terkadang harus kembali ke halaman sebelumnya, entah karena memang begini begitu adanya atau faktor terjemahan yang jelek.

WAKE (Dream Catcher #1)

image

Buku ini menceritakan tentang Janie, seorang gadis penangkap mimpi (dreamcatcher) yang pada awalnya tidak dia sadari.

Buku yang dimulai pada saat Janie masih kecil sampai pada akhirnya beranjak dewasa dan mandiri. Dengan ibu yang hampir tidak berkontribusi dalam keuangannya kehidupannya, Janie berusaha menemukan penjelasan atas kegilaannya kemampuannya.

Bersahabat dengannya adalah Carrie yang merupakan teman terbaiknya. Ada juga Melinda yang *sensor*, Stu, orang yang disukai Carrie. Hingga pada akhirnya pertemuannya dengan Cable Cabel yang mulai mengejarnya.


Sebuah buku nyentrik yang menggunakan timeline pada buku yang merupakan poin minus untuk buku ini, Awal buku ini membuat bosan, akan tetapi pada akhirnya menarik untuk dibaca setelah setengah buku selesai diarungi.

Saat penulis menggunakan timestamp pada bukunya. Maka yang akan terjadi adalah kekosongan disaat penulis memutuskan untuk memberikan jeda terhadap bukunya.

Poin minus lainnya adalah penulis memberikan “sedikit” cerita mulai pada saat karakter utama masih kecil. Dan untuk buku setipis ini, saya cenderung memilih penulis untuk menggunakan flashback kilas balik untuk menceritakan masa lalu sang tokoh.