Quidditch: Through the Ages

image

Atau yang diterjemahkan menjadi Quidditch: dari Masa ke Masa.

Buku yang ditulis oleh J.K. Rowling Kennilworthy Whisp sebuah buku yang akhirnya bisa digandakan setelah menempuh perjalanan panjang. Buku yang menjadi salah satu koleksi perpustakaan Hogwarts akhirnya disalin ke dalam jumlah banyak supaya bisa dibaca oleh Para Muggle. Pengalihbahasaannya pun harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Luar Negeri #plakk

Buku ini menceritakan tentang sejarah terjadinya ditemukannya olahraga Quidditch yang populer di kalangan penyihir dan menjadi olahraga nomor satu yang digandrungi sampai sekarang. Tidak hanya pembahasan tentang ukuran dan bentuk lapangan, dan asal mula nama peralatan yang digunakan (mulai dari pemukul, bola bahkan sampai lubang gawang) dan bahkan asal mula kata Quidditch sendiri diceritakan di buku ini. Bahkan peraturan yang terus bertambah setiap tahunnya juga ditulis meskipun tidak semuanya karena buku ini akan beralih fungsi menjadi buku peraturang permainan.

Selain hal diatas, Whisp juga menulis tentang perkembangan permainan di seluruh penjuru dunia, meski tidak semuanya, terutama di Asia. Karena permainan yang menggunakan sapu sebagai alat untuk terbang ini belum mampu menggeser kepopuleran karpet sebagai alat transportasi alih-alih sapu pada masa itu.


Buku yang merupakan buku pendamping dari seri fenomenal Harry Potter ini adalah salah satu dari tiga buku. Adapun dua buku lainnya adalah Fantastic Beasts and Where to Find Them dan The Tales of Beedle the Bard yang keduanya juga sudah diterjemahkan dan merupakan koleksi perpustakaan Hogwarts.

Buku ini memang menceritakan tentang sejarah awal mula terbentuk/ ditemukannya permainan Quidditch PADA setengah bagian buku pertama dan sisanya hanya memuat sejumlah banyak tim yang berhasil menorehkan nama mereka pada sejarah permainan ini dengan kemenangan atau cara bermain yang sedikit tidak lazim.

Dengan ciri khas penamaan JKR pada karakter/ tempat/ nama atau yang dalam hal ini adalah nama sebuah tim yang menggunakan alphabet yang sama untuk setiap kata yang dipakai meski tidak semuanya juga sih dan tidak akan saya sebutkan pula di sini. hahaha… Selain itu tampak bahwa JKR memikirkan matang-matang hal-hal yang ada di buku utamanya dan berpikir diluar nalar diakui atau tidak, menuliskan hal baru dengan latar belakang yang tidak masuk diakal dengan aura yang sangat kuat, yang membuat kita setidaknya saya berimajinasi bahwa semua itu nyata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s