Aerie (The Fallen #3)

image

Lagi….

Perburuan dimulai. Camael, Aaron berserta anjingnya Gabriel (yang diberi nama seperti nama malaikat yang dikaguminya) guna menemukan petunjuk mengenai keberadaan adiknya membuahkan hasil yaitu anak buah Kekuatan yang saat itu bermaksud membunuh malaikat buangan lainnya. Tapi bukannya menangkap dan menanyai mereka, Aaron malah kehilangan kendali atas kekuatan yang ada didalam tubuhnya dan bertarung membabi buta dan menewaskan para prajurit itu. Di saat itulah, bersamaan datang dua orang yang merapalkan mantra dan membuat mereka pingsan yang kemudian membawa mereka ke sebuah tempat yang digunakan para malaikat untuk menunggu pengampunan, Aerie.

Dengan belenggu yang mengekang mereka yang dibuat oleh dua orang yang menangkap mereka di hutan yaitu seorang malaikat bernama Lehash, dan Lorelei, seorang nephilim, anak Lehash, Camael akhirnya bercerita tentang jati diri Aaron kepada pria tua yang menjadi pemimpin mereka, Belphegor, yang tentu saja tidak mempercayai perkataannya

Sementara itu, Velchier semakin menjadi dengan ambisinya untuk membunuh Aaron yang telah membuatnya semakin menderita, dia kemudian membawa Malak yang merupakan hasil sihir perubahan para Archeon untuk menculik Vilma yang merasa menjadi gila karena mimpi-mimpinya untuk memancing Aaron supaya datang menyelamatkannya.

Aaron yang akhirnya pergi untuk menyelamatkan Vilma dan berhadapan dengan Malak dan Verchiel.

Apakah Aaron berhasil menyelamatkan Vilma? Siapakah Malak sesungguhnya dan Apakah penduduk Aerie akan menerima Aaron sebagai seorang yang ada di dalam ramalan, sebagai sang penebus?

Buku ketiga dari seri The Fallen yang ditulis oleh Sniegoski.

Dengan intensitas yang cenderung menurun dibanding buku kedua. Masih menarik untuk dibaca, tapi tingkat keseruan pada buku ini menurun. Permasalahannya sama seperti buku pertama, tidak adanya emosi seperti pada saat Aaron mendapatkan informasi mengenai siapa ayahnya atau saat dia menemukan keberadaan adiknya, Stevie yang menjadi tujuan utama di buku pertama dan keduanya, meski harus diakui kali ini tidak sekosong buku satunya.

Bila dilihat dari eksekusinya buku ini mengalami perkembangan, penulisannya lebih tertata rapi dan jelas, terlepas dari cara penerjemahan yang sedikit tidak konsisten dalam penggunaan kata/ kalimat.

Advertisements

2 comments on “Aerie (The Fallen #3)

  1. Pingback: Reckoning (The Fallen #4) |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s