[GR] Jake Ransom And The Skull King’s Shadow

Jake Ransom And The Skull King's ShadowJake Ransom And The Skull King’s Shadow by James Rollins
My rating: 5 of 5 stars

Jacob dan Katherine Ransom adalah anak dari arkeolog yang dikabarkan hilang pada saat ekspedisi. dan demi menghormati penemu artefak yang dipamerkan (orang tua mereka), Jacob (Jake) dan Katherine (Kady) diundang ke pameran yang diadakan oleh salah satu perusahaan yang mensponsori perjalanan orang tua mereka. Saat itulah, tanpa disadari mereka terlempar ke masa dimana daratan masih berupa pangaea (tergabung menjadi satu) dan di Calypsoslah mereka ‘terdampar’

Berlatar belakang ramalan suku Maya mereka mencari jalan untuk pulang. Dianggap sebagai pendatang-baru mereka, dibantu oleh kesaksian Marika dan Pindor mereka diperbolehkan tinggal ditempat tersebut.

Apabila di tempat lain suku-suku mempunyai sejarah dan tempat tinggalnya sendiri, maka Calypsos menjadi tempat nauangan banyak suku yang hilang. Maya, Viking, Roman, dan beberapa suku lainnya tinggal di satu tempat dan bertahan hidup bersama. Dengan menggunakan Sumber daya dari piramida yang menjadi perisai pelindung dari dunia diluar tempat tersebut yang berisi hewan buas (seperti T-Rex atau Garkyl – sesosok hewan berbentuk aneh, membawa lembing/tombak sebagai senjata mereka) serta Skull King yang menjadi musuh abadi Calypsos.
—-

Sebuah cerita dari penulis misteri/ suspense/ thriller

sebagai karya yang ‘melenceng’ dari jalur utamanya. Buku ini patut diacungi jempol. penulisannya yang cepat dan langsung ke titik masalah sangat cocok untuk pembaca anak-anak hingga remaja. Penggambaran dunianya secara garis besar bisa dibilang cukup sukses dan berhasil, penggambaran karakter utama bisa dibilang cukup kentara. Tetapi untuk karakter tambahan dan yang lain bisa dibilang bahwa mereka hanyalah karakter tambahan dan untungnya tidak terlalu mempengaruhi cerita karena cerita terfokus pada Jake seorang.

Ada satu bagian yang cukup sukses merebut hati meski hanya beberapa penggal kalimat, sayang dikarenakan diletakkan pada awal cerita tidak bisa terbawa sampai akhir. padahal kalau penulis meletakkannya diakhir cerita bisa menjadi nilai lebih dari anti klimaks yang dituliskan.

Untuk keseluruhan saya suka buku ini, menantang, berani penuh dengan aksi menegangkan dan mudah dimengerti.

Meski hanya sebagai perantara, buku ini memuat perjalanan waktu didalamnya. 🙂

View all my reviews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s