[GR] Rouge Knight (Five Kingdoms #2)

Rogue Knight (Five Kingdoms, #2)Rogue Knight by Brandon Mull

My rating: 3 of 5 stars

Dilihat secara garis besar sebenarnya ceritanya seru dan menegangkan, tidak lupa dibumbui dengan bagian yang segar dan mengistirahatkan otak. Sayang, seperti karya Brandon Mull lainnya. Disini dia menggerakkan begitu banyak karakter yang terkadang membuat bertanya ‘dia kemana?’, ‘apa tadi bacanya terlewat?’ dan lain sebagainya, tapi begitu ada dialog tentang satu karakter tersebut menyadarkan pembaca bahwa dia masih disitu. cuman seperti hilang tak berbekas, dan muncul tak disangka. Dengan begitu banyaknya karakter yang sedikit banyak ada yang bisa dibilang minor untuk satu cerita dan ketika saya anggap bahwa tak akan ada lagi penambahan karakter, masih saja ditambahkan.

Klimaks dan anti-klimaksnya tidak diceritakan dengan baik, bahkan lagi-lagi ada karakter tambahan dan pola ceritanya sendiri, secara keseluruhan sudah bisa terbaca dengan adanya dua buku yang sudah diterbitkan.

Dengan menggunakan PoV orang ketiga, hal lain yang sedikit menjengkelkan adalah penyebutan nama yang sering dilakukan, apalagi bila di satu halaman yang sama bisa 9-10 kali disebutkan.

Yang saya sayangkan adalah ini buku yang diperuntukkan untuk anak (yang memang bisa dinikmati oleh semua umur) tapi pemilihan kata untuk terjemahannya banyak yang bisa dibilang agak sulit dipahami, banyak kata-kata plural yang ditulis menggunakan pengulangan kata, tidak salah sebenarnya cuman apabila sering digunakan sedikit menganggu buat saya pribadi.

Catatan
h.250 : angota
h.363 : buntug
h.485 : kecnang
h.487 : kestria

View all my reviews

[GR] The Invasion of the Tearling (The Queen of the Tearling #2)

tearlingThe Invasion of the Tearling by Erika Johansen

My rating: 2 of 5 stars

Entahlah… apa yang kupikirkan saat memberikan 2 untuk buku ini. Mungkin karena kesan yang saya dapatkan seperti itu ataukah karena ada alasan lain? Entahlah.

Sebagian besar kisah yang ada dalam buku ini bisa dibilang membosankan, terkesan dipanjang-panjangkan dan tidak masuk diakal.

Peperangan di depan mata, tapi waktu yang dilewatkan dengan kisah yang bisa dibilang tidak berhubungan. Cinta, politik, dan kisah lain pra penyebarangan yang ditulis dengan panjang. tapi apakah kisah itu tidak beralasan? jawabannya tidak. Karena cerita yang ditorehkan turut membangun buku ini secara global, mempelajari sejarah berdirinya Tear, mempelajari garis keturunan dan sebagainya. Sayangnya, bagi saya pribadi terlalu panjang.

Cerita utamanya sendiri mengalami hal yang sama, apalagi pada bagian awal yang penuh dengan narasi deskripsi, yang jujur saja membuat saya seperti membaca buku pelajaran yang penuh dengan teori. Lagi-lagi, apakah kisah itu tidak beralasan? jawabannya masih sama, tidak. karena turut membangun dunia yang ada di dalam buku ini, akan tetapi bukankah itu seharusnya diceritakan sedari awal, termasuk tentang Tearling itu sendiri. Itu hak penulis sebenarnya, dimana dia akan mengangkat dan menuliskan cerita pada bukunya. Tapi saya sebagai pembaca, melihat bahwa pada buku ini menjadi terlalu panjang KARENA mereka akan menghadapi peperangan, yang sepertinya diabaikan pada hampir lebih dari separo buku.

Untungnya, satu bab yang diletakkan di belakang bisa membantu menaikkan rasa penasaran pembaca dan bertanya-tanya apakah yang akan terjadi selanjutnya.

Jadi, siapa sebenarnya Mandy?

NB: Prajurit berseragam merah putih yang mengingatkan saya kepada prajurit skandinavia dan sejenisnya (tentu saja karena ini di Eropa) pada sampul bukunya, sangat bertolak belakang dengan kesan yang saya dapatkan dari buku ini yang kelam. Bayangan saya adalah warna-warna gelap dan kusam XD. Dan selama ini saya pikir Kelsea nggak pakai mahkota karena belum ditemukan XD
Stamp

View all my reviews

[GR] Daughter of Smoke & Bone (Daughter of Smoke & Bone #1)

SmokeDaughter of Smoke and Bone – Dari Asap dan Tulang by Laini Taylor

My rating: 3 of 5 stars

Paperback, 488 pages
Published September 2012 by Gramedia Pustaka Utama (first published September 27th 2011)
Original Title:  Daughter of Smoke & Bone
ISBN13: 9789792287813
Edition Language: Indonesian

3 is generous enough

reading this book is like a landslide..
when it’s opened with a good story and ended with a bad one. almost bored to the end.

at first opening the pages is a kind of a great feeling and exciting in every part, because Karou’s life and love is more interesting than the other stories. and yeah, i really don’t care where she come from.

at the middle, the story begin to start sinking for me. new character that interesting yet mysterious, the development gone to the direction that i’m not really expected to.

at the end, it’s all about her story or to be exact is all about herstory (history), where she came from, what is she etc. even it’s end up with ‘question’ line what will happen next. even though this part is not as thick as any other part but, the story makes this one thicker.

———
Sebenarnya pada awal mula cerita, buku ini mempunyai daya tariknya tersendiri. saya kira buku ini mengenai kehidupan sang karakter utama, sekarang. tapi kenyataannya, buku ini lebih berisi tentang sejarah hidup Karou dan siapa dia sebenarnya, yang menurut saya sebenarnya cukup membosankan. latar belakang tokoh memang sangat penting tapi, disini, penulis seolah mengulur-ulur waktu demi tercapainya jumlah halaman buku. sedari pertengahan halaman yang akhirnya dikisahkan pada akhir bagian buku dengan cukup membosankan.

World building-nya sendiri tidak terlalu kuat bagi saya, bahkan berulang kali saya meyakinkan dan mengingatkan bahwa kejadian ini berlangsung di Praha, itu juga karena membaca kata tersebut pada buku ini, ketika otak mengacu pada budaya dan kultur amerika dengan gedungnya, yang tidak cukup menegaskan keberadaan bangunan yang menjadi faktor pendukung cerita seperti di Praha.

Dari segi emosi, buku ini tidak terlalu banyak mempengaruhi emosi saya yang biasanya terbawa dalam suasana dan kisah yang dialami karakternya.

Kesimpulannya, sebagai bacaan buku ini jangan diharapkan lebih, pada permulaan boleh tapi semakin bertambahnya halaman, buat saya semakin membosankan. Mudah-mudahan buku selanjutnya lebih berfokus pada kehidupan Karou yang sekarang dan tidak diombang-ambingkan dalam cerita yang tak tentu arah.
Stamp

View all my reviews